Pengaruh Metode Pembelajaran Deep Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP
Keywords:
Deep learning, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Kuasi Eksperimen, Uji WilcoxonAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apakah metode pembelajaran Deep Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen yaitu metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui dampak dari perlakuan tertentu terhadap suatu variabel tanpa mengacak subjek. Desain penelitan yang digunakan adalah One Group Pretest–Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri Karawang tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian dipilih secara purposive sampling dengan jumlah 38 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data penelitian diperoleh melalui pemberian tes sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran Deep Learning. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test sebagai uji non-parametrik menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa yaitu nilai statistik pretest sebesar 0,123 dan nilai statistik posttest sebesar 0,175. Berdasarkan perlakuan, hal ini berarti penerapan metode pembelajaran Deep Learning berkontribusi terhadap kemampuan pemecahan masalah karena pembelajaran menekankan pemahaman konsep, keaktifan siswa, dan proses berpikir dalam menyelesaikan masalah sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis meningkat. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini pada jenjang kelas atau mata pelajaran yang berbeda, serta menambahkan variabel lain agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif.
Downloads
References
Abraham, I., & Supriyati, Y. (2022, Agustus 27). Desain kuasi eksperimen dalam pendidikan: Literatur review. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 2476-2482. http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JIME
Anwar, K., & Yuliansyah, M. (2025). Pembelajaran deep learning dapat meningkatkan penilaian formatif dan sumatif pada tingkat SMP Kota Banjarmasin. Berajah Journal: Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri, 4(12). https://ojs.berajah.com/index.php/go/article/view/545/412
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Azwar, S. (2021). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.
Bambang, M., Irmawati, I., Nurhikma, N., Pajria, P. P., Amelia, R. A., Marwan, M., & Apriliah, G. A. (2025). Pendekatan Deep Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa pada materi komposisi fungsi. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(4), 1519-1532.
https://e-journal.my.id/pedagogy/article/view/7116
Deviyani, R., Anggrianti, A., & Zanthy, L. S. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik pada materi himpunan. Journal On Education, 1(3), 217–222.
https://doi.org/10.31980/mosharafa.v4i1.239.g244
Elida, N. (2012). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Pembelajaran Think-Talk-Write (Ttw). Infinity Journal, 1(2), 178.
https://doi.org/10.22460/infinity.v1i2.17
Hayati, R. (2025). Peran deep learning dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pendidik Indonesia, 6(1), 29-39. https://doi.org/10.61291/jpi.v6i2.39
Johnson, E. B. (2017). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna (Terj. Ibnu Setiawan). MLC.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). PISA 2018 results (Volume I–III): What students know and can do. OECD Publishing.
https://nces.ed.gov/surveys/pisa/pisa2018/pdf/PISA2018_compiled.pdf
Polya, G. (2004). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.
Rahmandani, F., Hamzah, M. R., Handayani, T., & Kurniawan, M. W. (2025). Integrasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu dan bermakna bagi peserta didik. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(3).
https://journalcenter.org/index.php/inovasi/article/view/4896/3896
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Sari, R. P., Titania, N., Ramadhani, S., & Fauzi, A. (2025, November). Analisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal aritmetika sosial. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur, 3(2). https://rayyanjurnal.com/index.php/motekar/article/view/7363/pdf
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Trianto. (2018). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum 2013. Bumi Aksara.
Trisnawati, D., & Wijayanto, Z. (2025). The effect of Flipped Classroom model integrated with Deep Learning approach on students’ mathematical problem-solving ability. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 10(2), 236–248. Universitas Jambi.
https://online-journal.unja.ac.id/gentala/article/view/43205/21549
Widoyoko, E. P. (2020). Evaluasi program pembelajaran: Panduan praktis bagi pendidik dan calon pendidik. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imtiyazz Anantasyah Sayidina Chani, Hanifah Hanifah, Septiani Yugni Maudy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.