IMPLEMENTASI LITERASI KRITIS DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN KESADARAN GLOBAL DAN TINDAKAN ETIS PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.35706/judika.v14i1.13182Abstract
Perubahan iklim, kesenjangan sosial, serta perkembangan teknologi yang pesat menjadi tantangan global yang menuntut pendidikan dasar berperan lebih aktif dalam menyiapkan generasi yang kritis, reflektif, dan memiliki wawasan global. Dalam konteks tersebut, literasi sains kritis dipandang sebagai strategi penting untuk membantu peserta didik memahami keterhubungan antara ilmu pengetahuan, kehidupan sosial, dan berbagai isu global secara mendalam dan bermakna. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kombinasi metode studi literatur dan observasi partisipatif. Data penelitian diperoleh dari hasil analisis terhadap 30 artikel ilmiah nasional maupun internasional, wawancara mendalam dengan guru serta orang tua, dan pengamatan proses pembelajaran sains di sejumlah sekolah dasar di wilayah Jawa Barat. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penerapan literasi sains kritis mampu membantu siswa mengaitkan konsep-konsep ilmiah dengan realitas sosial dan lingkungan di sekitarnya. Secara keseluruhan, implementasi literasi sains kritis terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran global sekaligus membangun perilaku etis di kalangan siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan literasi sains kritis diintegrasikan ke dalam kurikulum dan strategi pembelajaran yang menekankan refleksi, kolaborasi, serta kontekstualisasi isu-isu global, sehingga dapat memperkuat kompetensi abad ke-21 peserta didik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright of this article is held by the JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA). All rights are reserved. No part of this article may be reproduced, distributed, or transmitted in any form or by any means without prior written permission from the JUDIKA Journal, except as permitted under applicable copyright laws.



