ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI SEKOLAH PENDIDIKAN KHUSUS
DOI:
https://doi.org/10.35706/judika.v14i1.13317Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, hambatan, serta pengembangan media pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur, penelitian ini menggali pengalaman guru dalam menerapkan media pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media nyata seperti Al-Qur’an, Iqra, dan buku Tilawati menjadi media utama karena lebih mudah dipahami oleh siswa, sedangkan media digital seperti video dan aplikasi hanya sebagai pelengkap. Pemilihan media sangat bergantung pada jenis ketunaan, seperti penggunaan JAWS dan Braille untuk tunanetra, bahasa isyarat Al-Qur’an untuk tunarungu, media visual untuk anak autis, serta variasi media bagi tunagrahita. Tantangan utama terletak pada belum tersedianya media khusus yang benar-benar sesuai untuk sekolah pendidikan khusus, sehingga guru harus memodifikasi media dan memberikan pendampingan intensif. Dukungan pemerintah melalui penyediaan Smartboard, Chromebook, anggaran BOS, serta pelatihan guru turut membantu peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya media pembelajaran yang adaptif, sederhana, dan mudah diakses sesuai kebutuhan dan karakteristik siswa, serta perlunya pengembangan media khusus bagi ABK di masa mendatang.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The copyright of this article is held by the JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA). All rights are reserved. No part of this article may be reproduced, distributed, or transmitted in any form or by any means without prior written permission from the JUDIKA Journal, except as permitted under applicable copyright laws.



