Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2020-12-31. Baca versi terbaru.
FUNGSI UNGKAPAN TRADISIONAL PADA PERIBAHASA KUTAI
DOI:
https://doi.org/10.35706/judika.v8i2.3846Abstrak
Bahasa Kutai merupakan salah satu bahasa daerah Kalimantan Timur, perlu dilestarikan dari generasi ke generasi. Bentuk upaya pelestarian bahasa ini dilakukan dengan berbagai cara yang salah satunya dengan melihat kearifan lokal yang terdapat pada produk budayanya. Peribahasa adalah bentuk dari produk budaya Kutai Kartanegara. Ada banyak pesan moral yang terkandung dalam ungkapan peribahasa Kutai Kartanegara. Penelitian ini mengkaji fungsi ungkapan tradisional bahasa Kutai Kartanegara dengan metode kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan dalam mengkaji penelitian ini adalah teori fungsi Danandjaya. Pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka. Penelitian ini diharapkan dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan, meningkatkan bahan bacaan yang berkaitan dengan fungsi ungkapan peribahasa terkhusus pada peribahasa masyarakat Kutai Kartanegara serta menjadi referensi bagi para peneliti lain yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi ungkapan tradisional yang terdapat pada peribahasa daerah Kutai memiliki empat fungsi sekaligus yakni fungsi edukatif, fungsi etik pribadi, fungsi moral, dan fungsi sosial
Unduhan
Data unduhan belum tersedia.
Unduhan
Diterbitkan
2020-12-31
Versi
- 2021-04-24 (2)
- 2020-12-31 (1)
Terbitan
Bagian
Artikel
Citation Check
Lisensi
Hak cipta artikel ini dimiliki oleh JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA). Semua hak dilindungi undang-undang. Tidak ada bagian dari artikel ini yang boleh direproduksi, didistribusikan, atau ditransmisikan dalam bentuk apa pun atau dengan cara apa pun tanpa izin tertulis sebelumnya dari Jurnal JUDIKA, kecuali sebagaimana diizinkan berdasarkan undang-undang hak cipta yang berlaku.



