PEMANFAATAN TEKS SASTRA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER
DOI:
https://doi.org/10.35706/jk.v4i2.8297Kata Kunci:
penguatan pendidikan karakter, teks sastra, tokoh imajinerAbstrak
The selection of the right literary reading can be one of the main supports in the character development process. Following the trend of the Industrial Revolution 4.0, literary works are published in physical and digital forms based on applications. Imaginary figures in literary works are real examples of developing students' character. Strengthening morals and religious values in literary works needs to be conveyed so that the nation's children do not lose their identity. This research was conducted to support education so that the nation's children have intelligent character. Research using descriptive qualitative method. Utilizing literary texts by examining the collection of poetry Jalan Hati Jalan Samudra by D. Zawawi Imron, the collection of poems To Kill the Invisible Killer by FX Rudy Gunawan and Afnan Malay, the collection of short stories Red Carpet by Abdul Kadir Ibrahim, and the drama script Sumur Tanpa Bottom by Arifin C. Noer. Data collection techniques utilize reading, note-taking, and literature study techniques for narrative stories, character behavior, and dialogue and monologue sequences that describe the value of character education. The collected research data is then processed through several stages, including data reduction in the form of selecting data that is appropriate to the research topic, presenting data through the meaning of selected data, and drawing conclusions in the form of interpretation of research data. The results of the analysis show that the three literary genres have values in realizing the strengthening of character education including religious, caring for the environment, loving the motherland, and nationalism. The findings of the value of character education indicate that it is important to read literary texts as an effort to strengthen character in an era of rampant cases of character decline.
Unduhan
Referensi
A’yunin, Q., Lustyantie, N., & Tadjuddin, S. (2018). Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Autobiografi Happy Little Soul karya Retno Hening Palupi. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 63(2), 179–195. https://doi.org/10.15408/dialektika.v5i2.7584
Afrileni, A. (2017). Karakteristik Puisi Penyair Aceh dalam Antologi Puisi Lagu Kelu. Master Bahasa, 5(2), 118–127. http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/MB/article/view/11089
Alfaqi, M. Z. (2016). Melihat Sejarah Nasionalisme Indonesia untuk Memupuk Sikap Kebangsaan Generasi Muda. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(2), 209–216.
BatikTV. (2022). Marak Aksi Tawuran Pelajar, Walikota Aaf Minta Tingkatkan Sinergi Jaga Kamtibmas. https://batiktv.pekalongankota.go.id/berita/marak-aksi-tawuran-pelajar-walikota-aaf-minta-tingkatkan-sinergi-jaga-kamtibmas.html
Darmawan, R. K. (2022). Dipaksa Setubuhi Kucing, Bocah SD di Tasikmalaya Depresi hingga Meninggal, Ibu Korban: Saya Minta Jangan Terjadi ke Anak Lainnya. Kompas.Com. https://bandung.kompas.com/read/2022/07/21/152000878/dipaksa-setubuhi-kucing-bocah-sd-di-tasikmalaya-depresi-hingga-meninggal-ibu?page=all
Gloriani, Y. (2017). Pengkajian Puisi Melalui Pemahaman Nilai-Nilai Estetika dan Etika untuk Membangun Karakter Siswa. Semantik: Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 97–113.
Gunawan, FX. Rudy., & Malay, A. (2020). To Kill the Invisible Killer. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Harahap, A. C. P. (2019). Character Building Pendidikan Karakter. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 9(1), 1–11.
Ibrahim, A. K. (2013). Karpet Merah Wakil Presiden: Kumpulan Cerita Pendek. Depok: Komodo Books.
Ihsanudin. (2022). Kisah Pilu di Balik Aksi Remaja Bunuh Balita, Pelaku adalah Korban Pemerkosaan. Kompas.Com. https://megapolitan.kompas.com/read/2022/03/05/06450061/kisah-pilu-di-balik-aksi-remaja-bunuh-balita-pelaku-adalah-korban?page=all#:~:text=Kisah Pilu di Balik Aksi Remaja Bunuh Balita%2C Pelaku adalah Korban Pemerkosaan,-Kompas.com - 05&text=JAKARTA%2C KO
Ikhsan, M. A. (2017). Nilai-Nilai Cinta Tanah Air dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(2), 108–114.
Imron, D. Z. (2010). Jalan Hati Jalan Samudra. Malang: UB Press.
Irmayani, N., Andriani, A., & Yunus, N. H. (2020). Analisis Kritik Sosial Kepada Kontraktor dan Masyarakat Dalam Puisi Esai “Aborsi Di Palippis” Karya Syuman Saeha. Pepatudzu : Media Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 5(2), 289–297. https://doi.org/10.35329/fkip.v17i1.1791
Islam, S. (2017). Karakteristik pendidikan karakter; menjawab tantangan multidimensional melalui implementasi Kurikulum 2013. EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 89–100. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i2.1606
Ismail, M. J. (2021). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Dan Menjaga Kebersihan Di Sekolah. Guru Tua : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 59–68. https://doi.org/10.31970/gurutua.v4i1.67
Isnaini, M. (2013). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Di Madrasah. Al-Ta Lim Journal, 20(3), 445–450. https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.41
Kusnoto, Y. (2017). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 4(2), 247–256.
Laili, A. N., & Qur’ani, H. B. (2022). Kritik Sosial Dalam Puisi “Jakarta 17 Agustus 45 Dini Hari” Karya Sitor Situmorang. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 6(1), 100–107.
Manna, A. (2022). 56 Kasus Kekerasan Anak Di Jatim, 37 Persen Bullying di Sekolah. Memorandum. https://memorandum.co.id/563-kasus-kekerasan-anak-di-jatim-37-persen-bullying-di-sekolah/
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.
Mulyono, Y. (2022). Remaja Perempuan di Jember Tewas Ditebas Celurit Pasarnya Sendiri. Detik Jatim. https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-6489740/remaja-perempuan-di-jember-tewas-ditebas-celurit-pacarnya-sendiri
Noer, A. C. (2004). Sumur Tanpa Dasar. Jakarta: Kreasi Media Umata Dan Nusa Agung.
Petrus, A. (2022). Tak Terima Ditegur, Murid SMA Negeri 9 Kupang Hajar Ibu Guru Sampai Berdarah. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/peristiwa/tak-terima-ditegur-murid-sma-negeri-9-kupang-hajar-ibu-guru-sampai-berdarah.html
Pontoh, Z., & Farid, M. (2015). Hubungan Antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan Pelaku Konversi Agama. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 4(01), 100–110.
Pratiwi, D. A., Safitri, I., & Farika, L. (2019). Kritik Sosial Dalam Kumpulan Puisi W.S Rendra: Kehidupan Masyarakat di Indonesia. Cakrawala Linguista, 1(2), 59–67. https://doi.org/10.26737/cling.v1i2.874
Purwanti, D. (2017). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Dan Implementasinya. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 1(2), 14–20. https://doi.org/10.20961/jdc.v1i2.17622
Putro, A. P., Waluyo, H. J., & Wardhani, N. E. (2020). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam naskah drama opera kecoa karya n. Riantiarno. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 1–16.
Putry, R. (2018). Nilai Pendidikan Karakter Anak Di Sekolah Perspektif Kemendiknas. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 4(1), 39–54. https://sugiartoagribisnis.wordpress.com/2010/07/14/seks-bebas-di-kalangan-remaja-pelajar-dan-mahasiswa-
Riadi, A. (2016). Pendidikan Karakter Di Madrasah/Sekolah. Ittihad, 14(26), 1–10. https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i26.868
Rofiq, M. (2022). Tampang Lesu 7 Remaja Pemerkosa Siswi SMA di Probolinggo. Detik Jatim. https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-6457741/tampang-lesu-7-remaja-pemerkosa-siswi-sma-di-probolinggo
Safitri, M. R. (2017). Penanaman pendidikan karakter berbasis kesadaran diri dalam lingkungan keluarga. Seminar Nasional Lembaga Kebudayaan (SENASGABUD), 1(1), 126–131.
Saputra, T. (2022). Tawuran di Lampung, 1 Pelajar Terluka-Jari Tangan Putus. 20detik.Com. https://20.detik.com/detikupdate/20221229-221229060/fakta-fakta-pemuda-perkosa-ibu-dan-adik-kandungnya-di-lampung
Sasongko, D. (2022). Bocah Kelas 2 SD di Malang Dianiaya Tujuh Kakak Kelas Hingga Koma. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/peristiwa/bocah-kelas-2-sd-di-malang-dianiaya-tujuh-kakak-kelas-hingga-koma.html
Setiawan, F., Taufiq, W., Puji Lestari, A., Ardianti Restianty, R., & Irna Sari, L. (2021). Kebijakan Pendidikan Karakter Dalam Meminimalisir Kenakalan Remaja. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(1), 62–71. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i1.263
Smith, A. D. (1991). National identity. University of Nevada Press.
Suhardi, A. T., & Thahirah, A. (2018). Nilai Pendidikan Karakter Pada Cerpen Waskat Karya Wisran Hadi. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 18(1), 114–122. https://doi.org/10.17509/bs
Suparno. (2022). Siswa SMP di Sidoarjo Umpat Polisi Gegara Tak Terima Direkam. Detik Jatim. https://www.detik.com/jatim/berita/d-6417718/siswa-smp-di-sidoarjo-umpat-polisi-gegara-tak-terima-direkam
Supriyono, S., Wardani, N. E., & Saddhono, K. (2018). Nilai Karakter Tanggung Jawab Dalam Sajak-Sajak Subagio Sastrowardoyo.
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(2), 183–193. https://doi.org/10.26858/retorika.v11i2.6370
Suryadi, R., & Nuryatin, A. (2017). Nilai Pendidikan dalam Antologi Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(3), 314–322. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka
Suryanto. (2010). Model Pembinaan Pendidikan Karakter di Lingkungan Sekolah. Jakarta: Dirjen Dikdasmen Pendidikan Dasar Dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. (n.d.).
Wibowo, A. A., Nur, M. E., & Karim, M. A. (2018). Internalisasi Nilai Pendidikan Karakter Aswaja (Stusi Analisis Aktivasi Nilai-nilai Keaswajaan). Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 18(2), 4–20. https://doi.org/10.32699/mq.v18i2.937
Widyaningrum, R. (2016). Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Melalui Sekolah Peduli Dan Berbudaya Lingkungan. Widya Wacana: Jurnal Ilmiah, 11(1), 108–115.
Witarsa., & Ruhyana, R. (2021). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya. Bandung: Yrama Widya.
Yarsama, K. (2014). Analisis Hermeneutik Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Naskah Drama Pewayangan “Sumpah Ramaparasu.” Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 47(1), 67–75.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL KOLASE

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


