Meningkatkan Kemampuan Bepikir Kreatif melalui Penerapan Pendekatan Saintifik Berbantuan VBA Excel
DOI:
https://doi.org/10.35706/sjme.v6i2.5795Abstrak
Masih rendahnya berpikir kreatif siswa SMP dan masih kurangnya penggunaan media belajar berbasis ICT merupakan masalah dalam penelitian ini . Adapun penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran saintifik dengan bantuan VBA Excel dalam berpikir kreatif siswa. Metode eksperimen merupak metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan desain Non Equivalent Control Group Desain, sampel diambil dari dua kelas di satu SMP yang berada di kota Cimahi. Instrumen yang digunakan berbentuk tes kemampuann berpikir kreatif yang berjumlah 5 soal. Hasil dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran saintifik dengan bantuan VBA Excel lebih efektif dari pembelajaran biasa dilihat dari kemampuan berpikir kreatif.
Unduhan
Referensi
Astutik, S., & Prahani, B. K. (2018). The Practicality and Effectiveness of Collaborative Creativity Learning (CCL) Model by Using PhET Simulation to Increase Students’ Scientific Creativity. International Journal of Instruction, 11(4), 409–424.
Aziz, M. A., Rochmad, R., & Wijayanti, K. (2015). Kemampuan Berpikir Kreatif dan Self-Efficacy Siswa Kelas X SMK Teuku Umar Semarang dengan Model Pembelajaran Osborn. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(3).
Bernard, M., & Senjayawati, E. (2019). Developing the Students ’ ability in understanding mathematics and self-confidence with VBA for excel. Journal of Research and Advances in Mathematics Education, 4(1), 45-56
Ermistri, A.I (2017). Hubungan antara motivasi belajar dengan berpikir kreatif matematis pada siswa di kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol. 6(2) 2017
Fardah, D. K. (2012). Analisis Proses dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika Melalui Tugas Open-Ended. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif, 3(2), 91–99.
Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa (I). Bandung: Refika Aditama.
Klicher & Arends. (2010). Teaching for Students learning: Becoming an accomplished teacher. Oxon: Routledge.
Lazim, M. (2013). “ Penerapan pendekatan Saintifik dalam pembelajaran kurikulum 2013”. On line diakses dari : http://www.pppgkes.com/Index.
Mulyasa, H.E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Rosda.
Nasution (2017). perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional di SMPN 4 Padang Sidimpuan. Paidagogeo Vol.2 No.1 –Januari 2017 , 46–62
Noviyana, H. (2017). Pengaruh model project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Jurnal Edumath , Volume 3 No. 2 (2017) , 110-117
Rohaeti, E.E., Bernard, M., & Primandhika, R.B. (2019). Developing Interactive Learning Media for School Level Mathematics Through Open-Ended Approach Aided by Visual Basic Application for Excel. Journal on Mathematics Education, 10(1), 59-68.
Saefudin, A. A. (2014). Pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan pendidikan matematika realistik indonesia. Al-Bidayah, 4(1), 37–48.
Sariningsih, R., & Herdiman, I. (2017). Mengembangkan Kemampuan Penalaran Statistik dan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Melalui Pendekatan OpenEnded. Jurnal Riset Pendidikan Matematika 4(2), 2017, 239-246 .
Siswono, Rosyidi, Astuti & Kurniasari, I. (2013). Pemberdayaan guru dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(2), 210–219.
Sugilar. (2013). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Disposisi Matematik Siswa Madrasah Tsanawiyah melalui Pembelajaran Generatif. Jurnal Infinity,2(2).
Utami, Masrukan, & Arifudin. (2014). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Model Taba Berbantuan Geometer’s Sketchpad. Kreano, 5(1), 63-72.
Astutik, S., & Prahani, B. K. (2018). The Practicality and Effectiveness of Collaborative Creativity Learning (CCL) Model by Using PhET Simulation to Increase Students’ Scientific Creativity. International Journal of Instruction, 11(4), 409–424.
Aziz, M. A., Rochmad, R., & Wijayanti, K. (2015). Kemampuan Berpikir Kreatif dan Self-Efficacy Siswa Kelas X SMK Teuku Umar Semarang dengan Model Pembelajaran Osborn. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(3).
Bernard, M., & Senjayawati, E. (2019). Developing the Students ’ ability in understanding mathematics and self-confidence with VBA for excel. Journal of Research and Advances in Mathematics Education, 4(1), 45-56
Ermistri, A.I (2017). Hubungan antara motivasi belajar dengan berpikir kreatif matematis pada siswa di kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol. 6(2) 2017
Fardah, D. K. (2012). Analisis Proses dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika Melalui Tugas Open-Ended. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif, 3(2), 91–99.
Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa (I). Bandung: Refika Aditama.
Klicher & Arends. (2010). Teaching for Students learning: Becoming an accomplished teacher. Oxon: Routledge.
Lazim, M. (2013). “ Penerapan pendekatan Saintifik dalam pembelajaran kurikulum 2013”. On line diakses dari : http://www.pppgkes.com/Index.
Mulyasa, H.E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Rosda.
Nasution (2017). perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional di SMPN 4 Padang Sidimpuan. Paidagogeo Vol.2 No.1 –Januari 2017 , 46–62
Noviyana, H. (2017). Pengaruh model project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Jurnal Edumath , Volume 3 No. 2 (2017) , 110-117
Rohaeti, E.E., Bernard, M., & Primandhika, R.B. (2019). Developing Interactive Learning Media for School Level Mathematics Through Open-Ended Approach Aided by Visual Basic Application for Excel. Journal on Mathematics Education, 10(1), 59-68.
Saefudin, A. A. (2014). Pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan pendidikan matematika realistik indonesia. Al-Bidayah, 4(1), 37–48.
Sariningsih, R., & Herdiman, I. (2017). Mengembangkan Kemampuan Penalaran Statistik dan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Melalui Pendekatan OpenEnded. Jurnal Riset Pendidikan Matematika 4(2), 2017, 239-246 .
Siswono, Rosyidi, Astuti & Kurniasari, I. (2013). Pemberdayaan guru dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(2), 210–219.
Sugilar. (2013). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Disposisi Matematik Siswa Madrasah Tsanawiyah melalui Pembelajaran Generatif. Jurnal Infinity,2(2).
Utami, Masrukan, & Arifudin. (2014). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Model Taba Berbantuan Geometer’s Sketchpad. Kreano, 5(1), 63-72.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Asep Ikin Sugandi, Martin Bernard, Linda Linda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta dilindingi undang-undang berdasarkan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dilarang memperbanyak isi jurnal ini, baik sebagian maupun seluruhnya dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) sebagai pemegang Hak Cipta terhadap seluruh isi dari jurnal tersebut.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan hak jurnal tentang publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain membagikan karya tersebut dengan pengakuan dari karya penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat memasukkan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal tersebut (misalnya, kirimkan ke repositori institusional atau publikasikan dalam sebuah buku), dengan sebuah pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyampaian, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan karya yang diterbitkan sebelumnya dan yang lebih lama.









